Present Continuous Tense

Pengertian Present Continuous Tense

Present continuous tense adalah bentuk tense yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang berlangsung selama waktu tertentu pada waktu sekarang (present). Bentuk ini menunjukkan bahwa aksi tersebut terjadi sebelum (begins before), selama (is in progress at the present), dan berlanjut setelah (continues after)  waktu atau aksi lainnya.

Apabila kita sudah memahami simple present tense, selanjutnya tidaklah sulit untuk mengerti aspek lain dari bingkai waktu present ini.

Contoh kalimat:

It is 16.00. They are discussing something right now.

contoh kalimat present continuous tense

Contoh kalimat. Sumber: youtube.com

Penjelasan:

Mereka mulai berdiskusi sejam yang lalu. Sekarang jam menunjukkan pukul 16.00 dan mereka masih berdiskusi. Ini menunjukkan bahwa diskusi mereka dimulai pada masa lampau (begins before), masih berlangsung pada saat sekarang (is in progress at the present), dan mungkin akan berlanjut sampai nanti (continues after).

Rumus Present Continuous Tense

Untuk membentuk kalimat present continuous tense, kita harus menerapkan rumus be + present participle (-ing) pada kata kerja utama.

Bentuk Rumus Present Continuous Tense Contoh Kalimat
Positif
(+)
Subjek + be (am/is/are) + verb (-ing) + … She is sleeping right now

We are studying today

Negatif
(-)
Subjek +be (am/is/are) + not + verb (-ing) + … She is not sleeping right now

We are not studying today

Interrogatif
(?)
Be (am/is/are) + subjek + verb (-ing) + …? Is she sleeping right now?

Are we studying today?

 

Penggunaan

Bentuk present continuous tense secara khusus digunakan untuk keadaan sebagai berikut:

Penggunaan Contoh Kalimat
a) Untuk menunjukkan suatu aksi yang sedang berlangsung dan terjadi sekarang It is raining and I am waiting for my mother to pick me up.

Penjelasan:

Sekarang sedang hujan dan saya sedang menunggu ibu saya untuk menjemput saya.

Berarti, hujan dan aksi menunggu yang dilakukan subjek sudah terjadi sebelum subjek berbicara, berlangsung selama subjek berbicara, dan mungkin masih akan terjadi setelah subjek selesai berbicara. Oleh karena itu, digunakan present continuous tense (be + present participle).

 

b) Untuk membicarakan aksi yang terjadi sekitar waktu pembicaraan This semester Arnold is taking five classes.

Penjelasan:

Arnold mengambil lima kelas pada semester ini. Kejadian ini terjadi sekitar waktu pembicaraan.

c) Untuk membicarakan rencana yang sudah pasti akan terjadi dalam waktu dekat She is spending her holiday in Bangkok next week.

Penjelasan:

Dia akan menghabiskan liburannya di Bangkok minggu depan. Ini berarti rencana liburannya di Bangkok pada minggu depan kemungkinan besar akan terjadi.

Mengingat present continuous tense tidak hanya digunakan untuk menunjukkan kejadian yang berlangsung sekarang tetapi juga masa depan yang dekat, maka penggunaan keterangan waktu sangatlah penting untuk diperhatikan. Umumnya, keterangan waktu berikut digunakan pada kalimat present continuous tense:

Pada saat terjadi pembicaraan (at the time of speaking) Pada waktu sekitar waktu pembicaraan (around the time of speaking)
  • Right now
  • At the moment
  • Today
  • At present
  • Etc.
  • This month
  • This year
  • This week
  • This semester
  • Etc.

Simple Present vs Present Continuous

Untuk memudahkan dalam membedakan penggunaan simple tense dan present continuous, perhatikan penjelasan berikut:

Simple Present Present Continuous
a) Untuk aksi yang terjadi berulang-ulang atau secara reguler.

Contoh kalimat:

o Alan reads one book a day.

o Shella usually walks to her campus.

o The odd semester starts on September.

a) Untuk aksi yang terjadi selama waktu pembicaraan.

Contoh kalimat:

  • Alan cannot pick up the phone right now because he is reading his book.

Untuk aksi yang berlangsung sekitar waktu pembicaraan

Contoh kalimat:

  • Alan is reading three books a day these days because he needs to catch up to his personal reading goal.
b) Untuk menyatakan fakta, situasi, dan keadaan yang kita tidak harapkan untuk berubah.

Contoh kalimat:

o   Shella lives in Bogor.

o   Alan reads book everyday.

b) Present continuous tense untuk menyatakan situasi dan aksi yang terjadi hanya sementara atau kita harapkan untuk berubah.

Contoh kalimat:

  • Shella is living in Depok for the time being due to her study.
  • Alan is working at a library this two weeks because his classes are on break.

Kata Kerja yang Tidak Digunakan pada Present Continuous Tense

Beberapa kata kerja tidak biasanya digunakan pada kalimat present continuous tense. Ini dikarenakan kata kerja tersebut menunjukkan keadaan atau situasi yang kita tidak harapkan untuk berubah dan tidak menggambarkan aksi atau tindakan. Kata kerja ini lebih dikenal dengan nama kata kerja statis (stative verbs). Berikut contoh kata kerja statis:

a) Kata kerja yang menunjukkan perasaan dan emosi, seperti:

Love, prefer, hate, like, appreciate, want, dislike

I prefer tea than coffee

Tidak mungkin berbentuk:

I am prefering tea than coffee

b) Kata kerja yang menunjukkan penggunaan indra, seperti:

Hear, taste, smell, see,

The cake tastes delicious

Tidak mungkin berbentuk:

The cake is tasting delicious

c) Kata kerja yang mengekspresikan pengetahuan, pendapat, dan kepercayaan, seperti:

Think, believe, understand, know, recognize

I believe in his opinion

Tidak mungkin berbentuk:

I am believing in his opinion

d) Kata kerja yang menunjukkan kepemilikan

Own, have, possess, belong

The car belongs to that bulky guy

Tidak mungkin berbentuk:

The car is belonging to that bulky guy

e) Kata kerja statis lainnya

Seem, be, exist, need, cost

Plant needs the sun to survive

Tidak mungkin berbentuk:

Plant is needing the sun to survive

Demikianlah penjelasan singkat mengenai present continuous tense. Apabila kita bisa menggunakan bentuk ini dengan tepat dan bisa membedakannya dengan bentuk simple present tense, pemahaman atas bentuk tenses lainnya akanlah sangat mudah untuk didapatkan karena konsep dasar simple dan continuous pada bingkai waktu apapun sebenarnya adalah sama.

Referensi

Riggenbach H. & Samuda V. (2000). Grammar Dimensions 2: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.

Kontributor: Siti Sarah Safira
Alumni Sastra Inggris UI